Panitia PBAK pastikan tidak ada PMII di UKM EXPO

Dokumentasi Panitia Penyelenggara

Setelah sebelumnya isu penolakan ORMAWA eksternal di agenda UKM Expo mencuat. Panitia (Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan) PBAK pun mengadakan pertemuan antara perwakilan ORMAWA internal dan eksternal. Pertemuan ini dinilai mendadak karena himbauan adanya agenda ini dibagikan 3 jam sebelum pertemuan dimulai. Itupun tidak tepat waktu karena menunggu masing masing perwakilan hadir. 

Minggu, 4 September 2022 bertempat di kelas Fakultas Syariah dan Ushuluddin telah dilaksanakan pertemuan antar ORMAWA internal dan eksternal guna membahas mengenai legal tidaknya ORMAWA eksternal mengikuti UKM EXPO yang termasuk dari rangkaian acara PBAK IBN Tegal tahun 2022. 

Hadir di pertemuan tersebut perwakilan dari ketua SEMA, DEMA, UKM STAPALA, UKM Junuudul Musthofa, UKM Cebong, UKM Bara Musik, LPM Tanpa Titik, juga perwakilan dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) selaku satu- satunya ORMAWA eksternal yang ada di IBN Tegal.

Musthofa selaku perwakilan dari DEMA membuka pertemuan tersebut pada pukul 15.30 WIB. Acara berlangsung sengit. Kedua belah pihak saling beradu argumen. Pihak PMII memohon agar diizinkan untuk ikut serta dalam kegiatan UKM Expo pada hari Rabu, 7 September 2022. Namun, suara terbanyak menampik permohonan itu. 

UKM STAPALA yang diwakili oleh Yayi juga berpendapat bahwa tajuk kegiatan adalah UKM EXPO bukan ORMAWA internal dan eksternal EXPO. 

Dalam upayanya untuk menarik hati ORMAWA internal, perwakilan dari PMII berdalih sama-sama organisasi mahasiswa dan sama-sama mencari kader.

Zaedun yang menjadi  perwakilan dari UKM Cebong berargumentasi bahwa kegiatan UKM Expo merupakan badane UKM. 

Pada akhirnya berdasarkan kesepakatan yang hadir, panitia PBAK memutuskan bahwa ORMAWA eksternal boleh mencari kader dengan mendirikan stand pada hari terakhir PBAK 2022 (hari Kamis) sebelum upacara penutupan. Bukan di agenda UKM EXPO.


Penulis: Tim Redaksi