Bantu Korban Bencana Alam, PMII dan BEM Se-Tegal Gelar Aksi Galang Dana

Dokumentasi LPM Tanpa Titik

Kamis, 28 Oktober 2021, BEM dan PMII se-Tegal mengadakan aksi galang dana untuk korban bencana alam puting beliung di daerah Jatinegara - Kabupaten Tegal. Aksi ini dilandasi oleh rasa kemanusiaan terhadap rusaknya puluhan rumah warga akibat diterjang puting beliung pada Jum’at (22/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

Ade Prasetio, sebagai ketua PC PMII Tegal sendiri menjelaskan, bahwa melihat kejadian musibah puting beliung, sebagai mahasiswa harus memiliki rasa kepekaan terhadap keadaan sosial di sekitar.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB, dengan dikumpulkannya para anggota BEM dan PMII se-Tegal di sekertariat PMII Slawi. Selanjutnya ketua pelaksana mengarahkan sistematis penggalangan dana di berbagai titik yang sudah ditentukan, diantaranya :

Tempat lokasi Penerjunan Wilayah kabupaten, bertitik kumpul di Sekretariatan PMII Slawi.

- Lampu merah Procot (PK IBN, BEM IBN)

- Patung obor (PR Syari'ah, BEM PURBAYA, BEM AKBID)

- Ruko Slawi (PR Tarbiyah, BEM STIES)

-Lampu merah Trayeman  (PK Ibnu Sina, BEM BAHMADA)

 Penerjunan wilayah kota, titik kumpul di Sekretariatan PMII Kota Tegal.

-Lampu merah Grogol (PK Pancasakti)

-Yogya Mall (PK Amangkurat)

-Pasar Pagi (PR Bahari)

-Perempatan kejambon (PR Purbaya)

“Galang dana akan dilaksanakan sampai hari Sabtu. Tetapi ketika nanti hari ini sudah memenuhi target, besoknya kita persiapan untuk mendistribusikannya”. Ujar Masykuri, sebagai ketua pelaksana.

Dokumentasi LPM Tanpa Titik

Ia juga menjelaskan bahwa aksi ini diadakan oleh PC PMII Tegal serta mengajak BEM Se-Tegal dalam PMII Peduli untuk bisa berkontribusi bersama membantu korban bencana alam di Jatinegara. Hal ini dikarenakan dari pengurus cabang PMII sendiri ingin menggandeng BEM, sebab ranah dalam aksi ini masih dalam lingkup mahasiswa. Maka akan lebih etis jika mengajak perwakilan kampus yaitu anggota BEM. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat dijadikan sebagai hubungan dan komunikasi yang baik antara PC PMII Tegal dengan BEM Se-Tegal.

Tentunya aksi yang dilakukan mereka ini mendapat simpati dari para masyarakat pengguna jalan. Sementara itu, Masykuri menambahkan, untuk donasi yang didapatkan akan didistribusikan melalui posko bencana alam di Jatinegara dan akan diberikan kepada para korban secara langsung. Jika hasil donasi memenuhi target, nantinya akan diberikan dalam bentuk uang tunai. Namun jika tidak memenuhi target, donasi akan diberikan dalam bentuk sembako.

Harapan atas terlaksananya kegiatan ini yaitu untuk bisa sedikit menggugah hati masyarakat dan para pejabat untuk saling membantu sesama, serta bisa meringankan beban korban bencana alam di Jatinegara.


Penulis : Maulana