Ilustration From IBTimes.id

Terkadang sesuatu yang dianggap kecil malah menimbulkan masalah besar di kemudian hari jika tidak diatasi. Overthinking misalnya, bagi sebagian banyak orang, malam hari menjadi waktu yang pas untuk overthinking. Betul tidak? Sebenarnya apa sih yang membuat kita overthinking? Salah satu yang terjadi dengan orang yang kecenderungan overthinking adalah suka berfikir berlebihan sampai merasa pusing sendiri. Tanpa kita sadari overtinking yang sering kita alami akan berdampak buruk pada kesehatan mental kita. Menurut Dr. Jeffrey Huttman (2019) seorang Psikolog mengatakan bahwa overthinking adalah proses menganalisa terus menerus yang dapat menyiksa pemikiran seseorang, termasuk merenungkan sesuatu dimana seseorang secara mental terjebak dalam keputusan yang mereka buat di masa lalu atau saat ini.

Overthinking termasuk ke dalam pcychological disorder karena dapat membuat kecemasan (anxiety) pada penderitanya. Overthinking disebut juga paralysys analysys, dimana orang terus menerus memikirkan suatu permasalahan tanpa menemukan solusi. Orang yang mengalami kecemasan berlebih akan mengalami stres bahkan tak jarang hal ini memicu timbulnya penyakit fisik. Jika dibiarkan maka bukan tidak mungkin stres akan berkembang menjadi depresi. Jika sudah sampai masuk ke ranah depresi maka bisa dikatakan sebagai psychological disorder atau gangguan psikologi.  

Sebagai contoh dikutip kompas.com pada salah satu berita yang datang dari Samarinda Kalimantan Timur Juli lalu, bahwa terdapat kasus kematian mahasiswa yang gantung diri diduga karena depresi akibat kuliah yang telah berlangsung tujuh tahun tak kunjung usai. Belajar dari kasus tersebut bahwa kesehatan mental sangat penting, bukan hanya fisik saja yang harus kita perhatikan, akan tetapi kesehatan mental juga sangat perlu diperhatikan, karena keduanya saling berkesinambungan.

Kurangnya kesadaran dan ketidaktahuan masyarakat akan pentingnya kesehatan mental menjadi PR bagi diri kita masing-masing. Oleh karena itu, penderita overthinking disarankan untuk berlatih mengendalikan perilaku agar tidak terperangkap dalam lingkaran setan yang dapat memberikan dampak buruk. Saat kita merasa sering overthinking, mulai lah untuk memikirkan hal-hal yang tidak seharusnya terlalu difikirkan. Daripada terus-menerus memikirkan masalah atau sesuatu yang tidak pasti, lebih baik fokus lah untuk mencari solusi permasalahan. Sekali lagi ubahlah pola fikir kita ke hal-hal yang positif. Mari lebih edukasikan diri kita sendiri, karena tubuh yang sehat tentu harus ditunjang dengan jiwa yang sehat pula.  

live for today the wornes of yesterday and tomorrow out of your head.

Penulis : Salisa Mufidah