Sabtu, 12 September 2020 dilaksanakannya Serah Terima Jabatan (Sertijab) LPM Tanpa Titik IBN Tegal yang bertempat di Halaman depan Kantor Dekan Syariah. Acara tersebut dihadiri oleh Pembina LPM Tanpa Titik Zaki Mubarok, sedulur tua LPM, perwakilan dari DEMA, SEMA, UKM, HMPS, SEKJEN PPMI Prasetyo Aji, serta perwakilan dari LPM se-DK Pekalongan. Acara dimulai dari pukul 14.00-17.00 WIB yang diawali dengan sesi Upgreading, dimana pembicara di isi oleh Moh. Iqbal Alfariky sebagai Pimpinan Umum LPM Tanpa Titik, Prasetyo Aji perwakilan dari SEKJEN PPMI, dan Khusnul Aqib, perwakilan dari sedulur tua LPM Tanpa Titik. Dalam sesi tersebut mereka yang akan dilantik menjadi pengurus yang baru diberikan pembekalan dan gambaran yang lebih dalam mengenai Pers Mahasiswa serta tugas apa saja yang nanti akan dijalankan ke depannya.

Kemudian berlanjut ke acara inti yaitu Ceremonial yang dilaksanakan pukul 19.00-23.00 WIB dengan diawali pembukaan dan sambutan-sambutan. Sambutan pertama dari ketua panitia yaitu Heri Mulyono, dilanjutkan oleh Moh. Iqbal Alfariky selaku Pimpinan Umum, dan sambutan terakhir dari Pembina LPM Tanpa Titik Zaki Mubarok sekaligus menjadi moment dilantiknya kepengurusan baru.

Proses pelantikan berlangsung dimana pembina mengucapkan sumpah lalu ditirukan oleh mereka selaku kepengurusan baru. Setiap kalimat yang terucap tentu memiliki nilai dan arti serta amanah yang besar untuk dipertanggungjawabkan. Dengan selesainya pembaiatan tersebut, menjadi saksi bahwa kepengurusan sudah beralih tangan. Semua yang turut hadir memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru.

“Selamat dan sukses untuk LPM Tanpa Titik, teruslah berkarya, dan teruslah maju, dari sinilah kalian terbekali untuk kehidupan bermasyarakat ke depannya”, tutur kata Zaki Mubarok saat memberikan sambutan.

Untuk menghangatkan suasana acara diselingi dengan hiburan musik dari beberapa rekan-rekan LPM. Setelah itu, dilanjut dengan Sarahsehan, dalam sesi ini dibuka ruang diskusi untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Zaki Mubarok selaku Pembina LPM menceritakan sedikit pengalaman saat beliau menjadi pimpinan redaksi di kampusnya.

“Kita perlu banyak membaca dan menulis untuk berlatih serta menggali lebih dalam untuk menjadi biasa dan lebih maju ke depannya, dalam membaca serta menulis maka disitulah banyak jendela ilmu dan pengetahuan terbuka”, ucap Khusnul Aqib dalam penuturannya.

Sarahsehan berjalan dengan santai dan lancar, beberapa rekan-rekan LPM se-DK Pekalongan menyampaikan pengalaman juga saat menjalani organisasi di kampusnya. Kemudian acara diakhiri dengan pemberian wejangan dari sedulur tua kepada pengurus baru LPM Tanpa Titik mengenai beberapa hal. Harapan mereka kedepannya agar kepengurusan baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik, memberikan perubahan-perubahan yang baik, serta menjadikan LPM Tanpa Titik lebih maju.

Penulis : Faa

Editor  : Salisa