Pict: Ilustrazhy

Jika kami berpegang teguh pada struktural organisasi kampus yang benar, kemudian berusaha untuk mempertahankannya dari sebuah ancaman, karena hal inilah, kami bersuara. Maka, kami menimbang dan memutuskan untuk tidak ikut serta dalam panitia pelaksanaan PBAK.

            Tanpa mengurangi rasa hormat,  kepada keputusan pimpinan dengan nomor SK: 110/038/SK-IBN/VII/2020 tentang panitia PBAK, yang diketuai oleh M. Fatkhudin, S.Sy, M.H.I dan jajaran kepanitiaan lainnya. Kami, kepengurusan HMPS PAI memohon maaf untuk mengeluarakan diri dari  kepanitian PBAK. Dengan alasan sebagai berikut:

  1. Dengan habis masa berlaku SKnya, DEMA Dan SEMA sebagai garis besar dalam pemegang penuh Panitia PBAK, maka DEMA dan  SEMA menginstruksikan kepada jajaran kepengurusan dibawahnya seperti HMPS/HMJ dan UKM-UKM, untuk tidak ikut serta dalam pelaksanaan PBAK tahun ini.
  2. Kami, kepengurusan HMPS PAI mempunyai hak dan wewenang otoriter, untuk menolak ataupun  menerima instruksi tersebut sebagaimana disebutkan di atas. Dan memutuskan untuk tidak ikut serta. Karena ini keputusan bersama kepengurusan HMPS PAI lewat musyawarah internal kami.
  3. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Warek III IBN Tegal dan Ketua PBAK, alasan kami tentu bisa diterima, karena siklus organisasi kampus yang kurang pas. 
  4. Soal balas budi, kami sangat berterima kasih kepada panitia PBAK yang telah membantu kami dalam 2 kegiatan. Yakni sambutan pada pelantikan dan mengisi acara workshop kami. Bapak sangat ikhlas membantu. Namun, kata ikhlas bukan slogan mati, tetapi pengorbanan kolektif membela visi bapak yang membantu kami. Apakah pantas untuk diungkit kembali dalam narasi kami menolak membantu jadi panitia PBAK? Tanpa mengurangi rasa hormat kepada bapak, semoga sudi menerima keputusan dan permohonan maaf kami. Terima kasih.
  5. Alasan terakhir kami menimbang dan memutuskan untuk tetap menunggu keputusan dari DEMA dan SEMA tentang ranah siklus organisasi kampus IBN yang akan diperbarui. Harapan kami kedepannya mampu lebih baik lagi.

Sehubungan dengan ini, kami kepengurusan HMPS PAI meminta maaf apabila keputusan ini kurang berkenan di hati bapak/ibu sekalian. Semoga dapat diterima dengan baik.

Kami tutup dengan kata-kata: “Orang yang setia itu berkorban, bukan untuk dikenal namanya, tetapi semata-mata membela visi misi.”

Oleh: HMPS PAI