{Ruang VIII UIBN Tegal}
Slawi– Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Tanpa Titik menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada Minggu (26/7) di Ruang VIII. Forum tersebut diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas tidak berjalannya kepemimpinan sebelumnya, sehingga diperlukan langkah organisasi untuk memastikan keberlangsungan kepengurusan.
Kongres Luar Biasa dihadiri oleh pembina, perwakilan dulur tua, pengurus dan anggota LPM Tanpa Titik dengan mengusung tema "Bersama Menyusun Langkah untuk Organisasi yang Lebih Baik." Agenda utama forum meliputi evaluasi kepemimpinan, pembahasan kondisi organisasi, serta pengambilan keputusan terkait keberlanjutan kepengurusan.
Pelaksanaan Kongres Luar Biasa dilatarbelakangi oleh tidak terlaksananya amanah kepemimpinan oleh Pimpinan Umum sebelumnya. Kondisi tersebut berdampak pada terhambatnya jalannya organisasi dan sejumlah program kerja yang telah direncanakan, sehingga forum memandang perlu adanya penetapan kepemimpinan baru agar roda organisasi dapat kembali berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui mekanisme pemungutan suara, peserta kongres menetapkan Salsa Nabilah sebagai Pimpinan Umum LPM Tanpa Titik untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi. Penetapan tersebut menjadi salah satu keputusan utama yang dihasilkan dalam Kongres Luar Biasa.
Selain menetapkan pimpinan umum yang baru, forum juga membahas langkah-langkah strategis untuk mengaktifkan kembali program kerja, memperkuat koordinasi antaranggota, serta mengembalikan fungsi LPM Tanpa Titik sebagai lembaga pers mahasiswa yang aktif dalam kegiatan jurnalistik dan pengembangan sumber daya anggotanya.
Dengan terselenggaranya Kongres Luar Biasa, diharapkan kepengurusan LPM Tanpa Titik dapat kembali berjalan secara optimal di bawah kepemimpinan yang baru serta mampu mengembalikan kepercayaan dan semangat seluruh anggota dalam menjalankan amanah organisasi.
Penulis : Nur Afnan Salsabila
.jpeg)