Pict by: Google

Suarku

Aku adalah suara yang didengar saat kau membutuhkanku…
Aku juga adalah suara yang kau abaikan saat kau telah mendapatkan apa yang kau mau…
Apakah itu hasil yang didapatkanku?
Apakah aku hanya batu loncatan saja?
Ketika ada duri yang menghadangmu, disitu pula kau menyuruhku untuk menghindari itu..

Ahhh sungguh bodohnya aku..
Yang selalu berprinsip agar menjadi manfaat untuk orang lain tapi malah orang lain memanfaatku..

Siklus dunia yang begitu kejam..
Sampai-sampai banyak orang tak bersalah menjadi korbannya..

Bukan, bukan sekedar dimanfaatkan, melainkan dimatikan oleh yang merasa berkuasa..
Harus kemana lagi suaraku dibawa?
Kepada siapa lagi suaraku berteduh?
Ketika suaraku tak mau menampakan bunyinya..

Hanya karna muak dengan janji-janji manis, yang keluar dari mulut orang yang merasa dirinya berkuasa..

Sudah saatnya untuk meresolusi suara, agar tak jatuh dihadapan orang yang salah..
Untuknya..
Semuanya..

Jangan sampai menjadi korban untuk orang yang maruk dalam memperebutkan suara..

Penulis : Vikar