Kenalkan Dasar Jurnalistik ke Mahasiswa Baru, LPM Al-Mizan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Gelar DJD 2026

Dokumentasi kegiatan DJD LPM Al Mizan

PEKALONGAN — Perwakilan anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Tanpa Titik Universitas Islam Bakti Negara (IBN) Tegal menghadiri kegiatan Diklat Jurnalistik Dasar (DJD) 2026 yang diselenggarakan oleh LPM Al-Mizan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Koramil Kajen dengan mengusung tema "Satu Barisan Menuju Masa Depan: Menangkap Fakta, Menulis Realita, Menggemakan Suara".

Kegiatan DJD dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Pimpinan Umum LPM Al-Mizan, Muslimah, serta pembina LPM Al-Mizan. Dalam kegiatan ini, delegasi LPM Tanpa Titik mengikuti rangkaian acara bersama peserta lainnya sekaligus menjalin hubungan dengan pers mahasiswa dari kampus lain.

Pimpinan Umum LPM Al-Mizan periode 2026, Muslimah, menjelaskan bahwa kegiatan DJD bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar jurnalistik kepada mahasiswa baru, terutama mahasiswa yang tertarik bergabung dengan LPM Al-Mizan.

"Tujuan kita untuk mengenalkan jurnalistik kepada mahasiswa baru, khususnya yang berminat bergabung dengan kami di LPM Al-Mizan. Kita mengenalkan dasar-dasar jurnalistik dan apa saja yang dipelajari di Al-Mizan," ujar Muslimah saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan beberapa materi yang berkaitan dengan jurnalistik dan organisasi. Pada hari pertama, materi yang disampaikan meliputi Pers dan Ke-PPMI-an oleh Prasetyo Aji, Keorganisasian oleh Karimatun Nisa', serta Fotografi Jurnalistik oleh Muhammad Luthfi Maulana. Selain itu, peserta juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD), kegiatan ice breaking, dan malam inagurasi.

Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi Dasar Produksi Berita yang disampaikan oleh Siti Masithoh, S.Pd.I., serta Kepenulisan dan Sastra oleh Ribut Achwandi. Materi kepenulisan dan sastra diberikan agar peserta mengenal jurnalisme sastrawi. Sementara itu, materi Ke-PPMI-an bertujuan memperkenalkan Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) kepada peserta.

Rencana Tindak Lanjut dan Harapan

Setelah kegiatan DJD selesai, LPM Al-Mizan juga menyiapkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) agar materi yang telah diberikan dapat dipelajari dan dipraktikkan lebih lanjut oleh peserta.

"Nantinya akan ada RTL (Rencana Tindak Lanjut) yang difokuskan ke media sosial terlebih dahulu, kemudian ada kuliah jurnalistik dan forum diskusi. Setelah tahap pelatihan dan pengkaderan selesai, kesiapan peserta akan diuji langsung melalui Pelatihan Olah Jurnalistik (POJ) saat melakukan liputan langsung di lapangan," terang Muslimah.

Di akhir wawancara, Muslimah berharap para peserta dapat lebih peka terhadap isu-isu yang terjadi di lingkungan sekitar dan mampu menyikapinya dengan bijak. Ia juga berharap peserta dapat menikmati proses belajar selama mengikuti kegiatan di LPM Al-Mizan sehingga ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat untuk kegiatan jurnalistik di kampus masing-masing.


Penulis: Tim Redaksi 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama