Teater Cebong Gelar Pentas Seni dalam Workshop Angkatan Tujuh

Dokumentasi LPM Tanpa Titik


Teater Cebong sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kampus IBN Tegal selenggarakan Workshop angkatan tujuh pada Sabtu (11/12) di Aula Kampus IBN Tegal dengan mengambil tema “Wayahe Netesna Endog”, yang mana acara tersebut bertujuan untuk menambah lakon baru, ilmu, wawasan, dan pendalaman tentang cebong itu sendiri.

“Tujuannya untuk yang pertama menambah lakon baru dari Teater Cebong sendiri dan kedua bisa menambah ilmu, menambah wawasan tentang pendalamanan teater cebong yang pastinya dengan bentuk materi dan pelatihan-pelatihan yang telah dilakukan di workshop tersebut “ ujar Fara selaku ketua panitia.

Sebelum dibuka, acara diawali dengan persembahan beberapa lagu yang dibawakan oleh Bara Musik (UKM Musik kampus) sebagai bentuk pra acara yang kemudian dibuka oleh Zaidun dan Fuji pada pukul setengah sembilan malam.

Dilanjutkan sambutan oleh Syamsul Falah, pembina Teater Cebong yang juga dosen di kampus IBN.

Acara selanjutnya, pementasan seni dari berbagai macam kalangan baik dari peserta, panitia, dan para dulur tua. Tak ketinggalan pula para tamu undangan serta tokoh-tokoh seniman Tegal yang ikut memeriahkan acara dengan menampilkan berbagai macam seni.

Sebagai ketua panitia, Fara mengakui bahwa faktor dana dan tempat menjadi kendala pada acara ini, yang mana dana dari kampus sendiri belum bisa mencukupi untuk pelaksanaan acara workshop ini.

Fara juga menuturkan bahwa jumlah keseluruhan peserta workshop ini ialah delapan belas orang yang terdiri dari anggota baru dan juga anggota lama yang belum mengikuti acara ini di tahun lalu.

Ia berharap pasca workshop ini akan tetap diadakan pula pelatihan-pelatihan yang lebih mendalam pada materi-materi yang telah diberikan, juga agar terus menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu peserta, Adam Muhammad Ibrahim, menuturkan kesannya mengikuti workshop yaitu dengan mengikuti acara ini tentunya akan menambah wawasan, terlebih lagi materi-materi yang disampaikan telah mencangkup keseluruhan dari apa yang diperlukan di teater itu sendiri. Ia juga mengatakan bahwa kesan mengikuti workshop ini tidak akan terlupakan.

“Menurut saya kesanya itu ngga bakal terlupakan sih pastinya, apalagi untuk kami yang baru mengenal teater”. Ujar Adam

Ia berharap teater cebong bisa memberikan sesuatu tidak hanya di ranah kampus dengan hanya atas nama UKM, tetapi membawa atas nama kampus ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

 

Penulis: Choerul_Ali