Sebagaimana judulnya “The power of positive thinking”, pasti kita tak asing dengan kalimat tersebut. Sebagaimana artinya “kekuatan dari berfikir positif” bahwa banyak sekali manfaat dari berfikir positif itu terutama untuk kesehatan mental kita, salah satunya mengurangi resiko depresi. Lalu apa sih yang dimaksud positive thinking itu?. “Positive thinking atau berfikir positif adalah kemampuan seseorang dalam memfokuskan perhatian kepada sisi positif dari suatu hal dan menggunakan bahasa positif untuk membentuk dan mengungkapkan pikiran.” Albrecth (2003).

Pada dasarnya hampir semua gangguan psikis disebabkan oleh stres. Sumber awal permasalahan berupa pola pikir yang negatif terhadap diri sendiri, lingkungan dan masalah yang dihadapi yang pada hakekatnya merupakan suatu ancaman bagi keberlangsungan hidup individu sehingga perlu adanya antisipasi. Pikiran-pikiran negatif yang sering muncul dapat menyebabkan stres atau cemas dan bahkan dapat berkembang menjadi depresi. Wicaksana (2005) mengatakan bahwa kondisi stres dapat berlanjut menjadi gangguan mental dan perilaku, namun dapat pula tidak karena tergantung pada kuat lemahnya status mental atau kepribadian seseorang. Banyak kasus stres yang terjadi karena kurang mampunya individu dalam menghadapi sumber stres tersebut.

Tchiki Davis, Ph.D. (Kontributor Psycology) mengatakan bahwa dengan berfikir positif mampu membawa dampak mental positif bagi hidup kita, seperti menurunkan tingkat stres, meningkatkan rasa optimis dan bahagia, serta lebih puas menjalani hidup. Peale (1996) juga mengemukakan bahwa, perjuangan utama dalam mencapai kedamaian mental adalah usaha untuk mengubah sikap pikiran. Menurutnya, berfikir positif adalah aplikasi langsung yang praktis dari teknis spiritual untuk mengatasi kekalahan dan memenangkan kepercayaan serta menciptakan suasana yang menguntungkan bagi perkembangan hasil yang positif.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dr. Beck, beliau menyusun tiga prinsip diantaranya :

1) Seluruh suasana hati dibentuk oleh pikiran, dimana apa yang kita kerjakan saat ini disebabkan pikiran yang kita miliki sekarang

2) Ketika kita merasa tertekan, hal ini disebabkan pikiran-pikiran kita yang selalu didominasi oleh suatu pikiran negatif, dan

3) Pikiran-pikiran negatif selalu mengandung berbagai penyimpangan yang mencolok, dimana pikiran yang berbelit-belit merupakan penyebab utama bagi hampir semua penderitaan contohnya stres atau depresi.   

Untuk itu diharapkan perlunya memiliki cara pandang yang baik, jiwa, kepribadian serta mental yang sehat dan kuat. Mari tingkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

The most important thing is to enjoy your life to be happy, its all that matters

Penulis : Salisa